Bupati Resmikan Sarana Air Bagi Masyarakat Desa

PENAJAM,  Fasilitas air bersih, yang merupakan salah satu program utama Bupati Penajam Paser Utara PPU H. Andi Harahap, kini dapat dirasakan oleh masyarakat hingga kepelosok Desa. Salah satunya di kelurahan Riko Kecamatan Penajam ini, Pembangunan fasilitas air bagi masyarakat Desa yang dibangun melalui PNPM Mandiri diresmikan oleh Bupati, Kamis (3/5).

Bupati meresmikan sarana air bersih didampingi oleh Ketua DPRD, Kepala BPMPD dan Camat Penajam di Kelurahan Riko

Rencananya pembangunan sarana air bagi masyarakat Desa serupa juga terus akan diupayakan oleh Pemerintah Daerah kabupaten PPU kedepan disetiap wilayah PPU yang belum tersentuh oleh PDAM dan sulit mendapatkan air. Seperti sebelumnya pembangunan serupa juga telah di bangun di Kelurahan Sepan, Maridan dan Kelurahan Gunung Seteleng.

Dalam sambutannya Bupati PPU H. Andi harahap mengatakan, dirinya akan terus melaksanakan 4 progam utama yang di canangkan yaitu, pendidikan geratis, kesehatan geratis, listrik dan air bersih bagi masyarakat PPU. “Kita bersyukur atas dukungan oleh masyarakat PPU, pembangunan prioritas tersebut telah dapat dicapai hingga 70 persen. Capaian ini akan terus kami upayakan kedepan hingga 100 persen nantinya, “ terang Bupati.

Bupati menambahkan, sarana air bagi masarakat Desa merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Sementara Kabupaten PPU kita akui  kata Bupati, merupakan Kabupaten baru yang masih banyak melaksanakan pembangunan bagi daerahnya. Namun pemerintah daerah tetap selalu memprioritaskan pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, seperti fasilitas air bagi masyarakat seperti yang ada. “ Sehingga kami berharap nantinya dengan adanya program tersebut, tidak ada lagi warganya yang masih mengeluh kesulitan air di PPU, “ harapnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Lurah Riko, Endang Pujiati dalam sambutannya mengatakan bahwa adanya sarana air bagi masyarakat Desa tersebut sangat membantu bagi warganya. Terutama saat musim kemarau yang memang diakuinya Derah ini sangat kesulitan air yang sebagian besar warga juga hanya mengandalkan sumur tanah dan air hujan sebagai kebutuhan sehari-hari.

Memang diakui Endang Pujiati juga, sarana air ini belum maksimal dapat dirasakan oleh seluruh warga Kelurahan Riko. Hal ini kata dia, pembangunan yang memhabiskan dana sebesar 349 juta tersebut masih baru, sementara kita masih keterbatasan prasarana yang ada seperti masih lemahnya daya pompa air dan keterbatasan pipa penyaluran kerumah-rumah warga. “ Saat ini kebutuhan air baru dapat tercover sekitar 30 persen dari penduduk yang ada, kedepan kami terus upayakan hingga semua warga Riko dapat merasakan air tersebut, “ harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala BPM PD Drs, Tohar, menjelaskan bahwa program pembangunan sarana air bagi masyrakat desa merupakan program PNPM Mandiri, yaitu progam Nasional yang pembangunannya berangkat dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. “ Dalam prosesnya masyarakat mulai menghimpun, merumuskan hingga melaksanakan pembangunan tersebut. Dengan adanya PNPM juga sangat membantu peran pembangunan di Desa hingga dapat mengkaper tugas pokok dari BPMPD Kabupaten PPU, “ pungkasnya.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Prasasti peresmian sarana air bagi masarakat desa Kelurahan Riko. Bupati juga menyerahkan bantuan tunai sebesar 25 juta kepada masing-masing 15 juta sebagai perlengkapan sarana air tersebut, 5 juta bantuan listrik dan 5 juta sarana ibadahKegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Nanang Ali, SE, Kepala Dinas Kantor dan Lurah di Kabupaten PPU. (Humas 6)

Editor:
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. terutama tolong diperhatikan khususnya untuk kelurahan penajam yang tinggal dipinggiran laut (kerok laut dan sekitarnya).karena sangat ketinggalan sekali untuk masalah kebersihan lingkungan apalagi air bersih…thank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*