Bupati Serahkan Insentif Kader Posyandu

PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Andi Harahap didampingi Kepala Dinas Kesehatan Hj Andi Ariani dan Inpektur Inspektorat H Abdul Mutalib, menyerahkan secara simbolis honorarium  kader posyandu Keamatan Penajam dan Sepaku di gedung Paripurna DPRD, Rabu  (16/8)

Bupati saat menyerahkan insentif kepada kader Posyandu

Sebelum menyerahkan insentif kepada perwakilan Bupati mengatakan, dalam rangka gelar aksi pengawasan dan pengelolaan kebupaten sehat , berhahap kesehatan masyarakat semakin meningkat dan  kabupaten sehat akan menjadikan  suatu daerah bersih, nayaman,  aman dan asri melalui kegiatan terpadu oleh masyarakat dan kader posyandu.

Pencapaian kabupaten sehat merupakan proses yang harus terus menerus digalakkan  dan diciptakan, sehingga kondisi lingkungan akan berdampak pada berbaikan fisik, sosial, budaya dan perkembangan ekonomi

Salah satu paktor utama pendukung keberhasilan pembangunan daerah adalah tersedianya sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas pada pendidikan dan kesehatan, sehingga program pemerintah dapat berjalan sebagai harapan semua.

Selanjutnya bupati menyampaikan apresiasi terbaik kepada seluruh satuan kerja yang melaksanakan penggunaan keuangan dengan baik, karena salah satu kemajuan daerah adalah tercainya kesehatan masyarakat yang baik,”kita harus hati hati untuk mengeluarkan uang, bair satu rupiah harus lengkap administrasi untuk pentanggung jawaban aman,”kata bupati.

Inspektur Inspertorat H Abdul Muthalib mengatakan, program pemerintah sudah direncanakan agar satuan kerja dengan melaporkan kepada inspektorat  pengeluaran keuangan, program tersebut dapat berdaya guna dalam masyarakat,”sebelum mengeluarkan uangnya, satuan kerja harus melaporkan minimal 5 hari sebelum penyerahan, karena ini untuk menjaga daerah dalam pengelolaan keuangan,”kata Abdul Mutalib.

Selanjutnya agar keuangan yang diserahkan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran termasuk pada insentif kader posyandu agar benar-benar sampai kepada para kader, dalam rangka pelaksanaan tugas memberikan layan kesehatan kepada warga.

Kadis kesehatan Andi Ariani mengatakan, jumlah kader posyandu di PPU sebanyak 1.405 orang terdiri dari 5 Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) dan puskesmas pembantu, 43 Poliklinik bersalin desa dengan jumlah posyandu 257 unit.

Ia merinci kader di Kecamatan Penajam 619 kader terdiri dari 296 kader di puskesmas Penajam, 225 kader di Puskesmas Petung, 98 kader di Puskesmas Sotek. Kecamatan Sepaku Puskesma  Maridan 91 kader, sepaku  I 127 orang, Sepaku III 108, semoi II 75, serta Puskesmas Waru 84 kader dan di Kecamatan Babulu 301 kader.

Ia berharap dengan kegiatan seluruh kader diharapkan dapat menurunkan angka kematian bayi dan balita, menurungkan angka kematian ibu, meningkatkan cakupan kesehatan KB,KAI dan Gizi, menurungkan angka prepalensi diare dan meningkatkan intensitas penyluhan kesehatan,

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Penajam Paser Utara yang telah memberikan kebijakan, pemberian insentif kepada kader posyandu, karena  mereka merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan dasar pada warga,”ucap Andi Ariani. Acara dihadiri penyerahan insentif kepada perwakilan kader dan ucapan mohon maaf lahir batin jelang hari hari raya Idul Fitri. (Humas 7/ Sumardi)

Editor:
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Hubungan yang terus menerus diinba dengan memanfaatkan teknologi informasi, menjadi salah satu penyebab eratnya silaturrahmi antara Pemdes dan warga Pancasan dengan mahasiswa Unsoed eks peserta KKN. Semoga hal positif ini dapat bermanfaat untuk semua fihak.Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*